Icon

Kantor Walikota Jl.Balaikota No.1
Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan
Kota Jayapura, Papua 99223

BIDANG PENGENDALIAN PROGRAM DAN OTSUS

Pemerintah Kota Jayapura Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Melaksanakan Monitoring Meja Triwulan I Tahun 2026

06 Mei 2026 BIDANG PENGENDALIAN 3 menit baca
Pemerintah Kota Jayapura Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Melaksanakan Monitoring Meja Triwulan I Tahun 2026

JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura melaksanakan Monitoring Meja Triwulan I Tahun Anggaran 2026 untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program pembangunan, baik dari sisi realisasi fisik maupun keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (6/5/2026) tersebut diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), sekretaris, bendahara, hingga kepala distrik.

Wali Kota Jayapura, Dr.  Abisai Rollo, S.H., M.H. mengatakan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat sejauh mana program dan kegiatan telah dilaksanakan serta mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi. “Monitoring meja dan evaluasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan instrumen penting untuk mengukur capaian kinerja pembangunan dan memastikan setiap program berjalan tepat sasaran,” ujar Walikota Jayapura.

Realisasi Fisik 31,50 Persen. 

Dalam pemaparannya, Dr.  Abisai Rollo, S.H., M.H.  menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jayapura pada Tahun Anggaran 2026 mengelola anggaran belanja langsung sebesar Rp616,2 miliar. Hingga akhir Triwulan I, realisasi fisik program telah mencapai 31,50 persen. Sementara itu, realisasi keuangan tercatat sebesar 15,76 persen, atau sekitar Rp97,1 miliar. Abisai menilai capaian fisik tersebut perlu diikuti dengan peningkatan penyerapan anggaran. Pasalnya, realisasi keuangan masih berada di bawah target Triwulan I yang ditetapkan sebesar 25 persen. Ia meminta seluruh OPD untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga pekerjaan tidak menumpuk pada akhir tahun.

Dana Otonomi Khusus (Otsus) Menjadi Perhatian

Selain realisasi APBD, pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) juga menjadi salah satu perhatian dalam monitoring tersebut.  Dari total anggaran Otsus sebesar Rp168,77 miliar, hingga Triwulan I realisasi keuangan tercatat 6,98 persen, sementara realisasi fisik mencapai 20,62 persen. Wali Kota Jayapura meminta agar pelaksanaan program yang bersumber dari Dana Otsus terus dipercepat dan diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).  Walikota Jayapura mengingatkan seluruh OPD agar memperhatikan jadwal pelaksanaan kegiatan, menjaga kualitas pekerjaan strategis, serta memperkuat tertib administrasi dan pengawasan internal serta dapat memberikan Laporan progres juga harus disampaikan secara berkelanjutan kepada Bappeda, BPKAD, dan Inspektorat

60 OPD Capai Realisasi Fisik di Atas 25 Persen

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Jayapura, Dr. Robby Kepas Awi, SE., MM  dalam laporannya menyampaikan bahwa terdapat 212 program, 385 kegiatan, dan 1.167 subkegiatan yang dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2026. Dari keseluruhan OPD yang melaksanakan program pembangunan, sebanyak 60 OPD telah mencapai realisasi fisik di atas 25 persen, sedangkan 23 OPD lainnya masih berada di bawah target.

Melalui Monitoring Meja Triwulan I ini, Pemerintah Kota Jayapura mendorong setiap OPD untuk segera menindaklanjuti berbagai kendala yang ditemukan di lapangan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pelaksanaan program, meningkatkan penyerapan anggaran, serta memastikan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Jayapura berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.